PPJ Jambi Tegaskan Komitmen Lestarikan Budaya Pasundan Lewat Karnaval Pembangunan
Sendang Roso-Kemeriahan Karnaval Pembangunan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia tidak hanya menghadirkan semarak perayaan kemerdekaan, tetapi juga menjadi panggung bagi keberagaman budaya yang hidup di Provinsi Jambi. Salah satunya ditunjukkan oleh Persatuan Pasundan Jambi (PPJ) melalui penampilan seni dan budaya Sunda yang mendapat perhatian masyarakat.
Partisipasi PPJ dalam karnaval tersebut menjadi momentum bagi keluarga besar paguyuban untuk memperkenalkan sekaligus mempertahankan identitas budaya Pasundan di tengah masyarakat Jambi. Lebih dari 150 anggota PPJ terlibat dalam rombongan, mulai dari jajaran pengurus, ibu-ibu berkebaya merah putih, penari Jaipong, tim seni Singa Depok, pemusik, hingga pengusung tandu Jampana.
Ketua Umum PPJ, H. Dedi Wardiman, menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota yang telah berpartisipasi secara maksimal. Menurutnya, keberhasilan penampilan PPJ tidak terlepas dari semangat gotong royong, kekompakan dan kesediaan anggota meluangkan waktu serta tenaga untuk membawa budaya Pasundan ke ruang publik.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran pengurus dan anggota PPJ yang sudah meluangkan waktu, tenaga, serta pikiran untuk melestarikan budaya Pasundan di tanah Jambi ini. Kebersamaan dan kekompakan inilah yang membuktikan bahwa PPJ adalah rumah besar yang solid bagi kita semua,” ungkap Dedi Wardiman.

Budaya Pasundan Menjadi Bagian dari Warna Jambi
Kehadiran PPJ dalam Karnaval Pembangunan menunjukkan bahwa peringatan hari kemerdekaan dapat menjadi ruang bersama untuk memperkenalkan berbagai ekspresi budaya yang berkembang di tengah masyarakat.
Atraksi Jaipong, kesenian Singa Depok, busana tradisional hingga Jampana tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menjadi sarana edukasi budaya bagi masyarakat. Kehadiran berbagai unsur kesenian tersebut memperlihatkan bahwa kebudayaan daerah dapat terus hidup ketika mendapatkan ruang untuk ditampilkan dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Bagi PPJ, pelestarian budaya Pasundan di Jambi juga menjadi bagian dari upaya menjaga identitas sekaligus membangun hubungan harmonis dengan masyarakat dari berbagai latar belakang.
Apresiasi untuk Pemerintah Provinsi Jambi
Atas nama keluarga besar Persatuan Pasundan Jambi, H. Dedi Wardiman turut menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Provinsi Jambi di bawah kepemimpinan Gubernur Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H.
Menurutnya, penyelenggaraan Karnaval Pembangunan memberikan ruang yang sangat penting bagi paguyuban dan komunitas kebudayaan untuk berkontribusi dalam perayaan kemerdekaan. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat silaturahmi dan membangun rasa kebersamaan antaretnis di Provinsi Jambi.

Dengan suksesnya partisipasi tahun ini, PPJ menegaskan komitmennya untuk terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat. Ke depan, PPJ tidak hanya ingin hadir dalam setiap momentum perayaan, tetapi juga terus berkontribusi dalam menjaga kerukunan, memperkuat persaudaraan serta merawat kebudayaan Sunda sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia.
Bagi Persatuan Pasundan Jambi, melestarikan budaya bukan berarti hidup di masa lalu. Justru melalui ruang-ruang kebersamaan seperti Karnaval Pembangunan, budaya dapat terus diperkenalkan, diapresiasi dan diwariskan menjadi bagian dari wajah Jambi yang beragam, harmonis dan kaya akan budaya Nusantara.





