Hapus Stigma Masa Lalu, Wali Kota Jambi Pimpin Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Baitunnadiyah di Eks Kawasan Pucuk
Sendang Roso-Sebuah transformasi sejarah tengah diukir di Kota Jambi. Kawasan eks Payo Sigadung atau yang lebih dikenal dengan sebutan Pucuk, wilayah yang puluhan tahun melekat dengan stigma negatif kini resmi bersolek menuju kawasan yang religius, bermartabat, dan produktif.
Langkah berani ini ditandai dengan aksi peletakan batu pertama pembangunan Masjid Baitunnadiyah di Jalan Syailendra RT 05, Kelurahan Rawasari, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi. Processi penuh haru dan optimisme ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.KM., didampingi Ketua TP PKK Kota Jambi Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG., serta Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A.
Pembangunan masjid ini bukan menggunakan dana biasa, melainkan wujud kepedulian pribadi Wali Kota Maulana beserta keluarga. Gerakan kebaikan ini kian paripurna berkat keikhlasan Ibu Tya, warga lokal yang menghibahkan lahannya untuk tapak awal rumah ibadah tersebut.
Lebih Dari Sekadar Tempat Salat

Di hadapan warga yang hadir, Wali Kota Maulana menegaskan bahwa hadirnya Masjid Baitunnadiyah bukan sekadar mendirikan tembok dan kubah untuk salat, melainkan meletakkan batu pertama pembangunan peradaban manusia yang baru.
“Kami ingin tempat ini melahirkan generasi masa depan yang hebat seperti bunga teratai yang mampu tumbuh mengagumkan dan membawa keindahan meski berada di lingkungan yang rumit,” ujar Maulana.
Untuk menyempurnakan kawasan ini, Pemkot Jambi juga mematangkan rencana pembebasan lahan seluas 20 tumbuk di sekitar area masjid. Lahan tersebut nantinya akan diubah menjadi one-stop community hub yang ramah anak dan memberdayakan ekonomi warga sekitar melalui berbagai fasilitas terpadu, yaitu Edukasi & Tumbuh Tumbuh Anak: Play group, taman bermain, dan ruang terbuka hijau untuk mengasah motorik serta karakter positif anak, Pemberdayaan Ekonomi Lokal: Sentra UMKM, pusat kuliner khas, hingga galeri kerajinan kriya warga, Pusat Pembinaan Iman: Lembaga kajian keagamaan dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, mengakui bahwa meruntuhkan persepsi publik terhadap kawasan eks Pucuk bukanlah perkara gampang. Namun, ia optimistis dengan niat tulus dan kolaborasi semua pihak, wajah baru kawasan ini akan membawa berkah besar.
“Mengubah stigma membutuhkan tekad baja dan kerja sama semua pihak. Hari ini kita buktikan, dengan fondasi keimanan dan kepedulian bersama, masa lalu yang kelam bisa kita ubah menjadi masa depan yang cerah,” pungkas Diza.
Kini, riuh masa lalu di Pucuk perlahan berganti dengan alunan azan dan gelak tawa anak-anak yang menyongsong masa depan baru di kawasan yang lebih religius dan sejahtera.






