Kontes Batu Akik Bertuah Jambi Angkat Potensi Batu Khas Bumi Melayu
Sendang Roso-Pemerintah Provinsi Jambi kembali menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk mengenal dan melestarikan kekayaan budaya serta potensi alam daerah melalui Kontes Batu Akik Bertuah Jambi 2026. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, 19 hingga 21 Agustus 2026, di Pelataran Taman Mini Melayu Jambi, kawasan Ex-MTQ.
Kontes tersebut menjadi wadah apresiasi bagi para pengrajin, kolektor, komunitas batu akik dan batu permata, serta seniman sekaligus sarana mempromosikan kekayaan batu alam khas Jambi kepada masyarakat luas.
Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Camat Telanaipura, Widdy Frima, S.Sos., M.M., yang mewakili Pemerintah Provinsi Jambi. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Penyelenggara Dtk. Fadhil.Gmy, S.E., Sekretaris M. Nasir, S.H., serta ratusan peserta dari berbagai wilayah di Provinsi Jambi.
Dalam sambutannya, Widdy Frima mengatakan, kontes batu akik tidak semata-mata menjadi ajang kompetisi, tetapi juga memiliki nilai edukasi dan pelestarian kearifan lokal. Menurutnya, Jambi memiliki beragam batu alam berkualitas yang dapat menjadi bagian dari identitas daerah.
“Kegiatan kontes batu akik ini merupakan bagian dari upaya kita mengenalkan bahwa Jambi memiliki batu khas daerah. Ada batu Teratai Sarolangun, Sungkai dan Malinau Merangin, serta Batu Red Chalcedony Senamat Bungo, serta berbagai jenis batu berharga lainnya yang menjadi identitas Jambi,” ujar Widdy.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi bagi para penghobi, kolektor dan pengrajin batu akik. Interaksi antarpeserta diharapkan dapat membuka ruang berbagi pengetahuan, mulai dari teknik pengasahan, perawatan, hingga strategi pemasaran batu permata lokal.
Sementara itu, Ketua Penyelenggara Kontes Batu Akik Bertuah Jambi 2026, Dtk. Fadhil.Gmy, S.E., mengapresiasi antusiasme masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut.
Menurutnya, tingginya partisipasi peserta menunjukkan bahwa batu akik dan batu permata khas Jambi masih memiliki daya tarik yang kuat. Potensi tersebut dinilai dapat terus dikembangkan sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan pelaku ekonomi kreatif.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah ikut memeriahkan kontes ini. Dengan semangat yang luar biasa ini, kami berjanji akan membuka kembali kontes lanjutan di level nasional agar batu-batu khas Jambi bisa dikenal lebih luas,” kata Fadhil.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Jambi bersama komunitas dan para pelaku industri batu akik berharap potensi batu alam khas daerah dapat semakin dikenal, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional.
Kontes Batu Akik Bertuah Jambi 2026 sekaligus diharapkan menjadi langkah untuk memperkuat ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal, membuka peluang usaha bagi pengrajin, serta mengangkat batu khas Jambi ke panggung yang lebih luas.






